Kenalkan dan Budayakan 3R Sejak Dini

Halo, adek-adek … Bagaimanakah aktivitas kalian hari ini? Adakah dari kalian yang merenungkan, berapa banyak oksigen yang telah kalian hirup? Adakah di antara kalian yang merenungkan, sebersih apakah udara yang kalian hirup?

Tentu saja ada ya…

Nah, itulah sedikit dari hal yang dapat kita renungkan dari lingkungan di sekitar kita. Ya, lingkungan! Tentunya kita semua hidup pada lingkungan kita masing-masing. Bahkan, kalau hidup di hutan pun, juga dikatakan kita hidup di lingkungan, lingkungan hutan tentunya, dan mungkin jadi temannya tarzan ya…ūüôā

Kita mendiami lingkungan yang telah Tuhan anugerahkan kepada kita sebagai tempat tinggal kita. Oleh karena itu, sehat atau tidak, indah atau rusaknya lingkungan kita, tidak lain menjadi tanggung jawab kita bersama, bukan hanya tanggung jawab petugas kebersihan sja, ingat ya… tanggung jawab kita bersama.

Coba perhatikan. Banyak media, seperti televisi, radio, media cetak atau berita di internet yang mengabarkan rusaknya lingkungan. Penumpukan sampah, banjir, polusi udara, munculnya berbagai penyakit baru dan lain sebagainya. Ulah tangan manusia yang tidak pedulilah yang menjadi salah satu penyebabnya.

images d1

Mengerikan sekali ya… . Nah, itu sebabnya, kita harus peduli pada lingkungan, terutama lingkungan kita sendiri. Eiits… tidak cukup hanya dengan mengatakan, “saya peduli, kok, pada lingkungan..”. Bukan hanya itu ya, tetapi harus diwujudkan dengan tindakan nyata. Salah satu diantaranya adalah melakukan 3R, seperti yang sudah dan selalu dibudayakan kepada siswa-siswi SD N 1 Wonosobo. Apa sih itu 3R? Mari kita simak sedikit uraian tentang 3R berikut…

3R terdiri dari Reuse, Reduce, dan Recycle. Reuse berarti menggunakan kembali sampah yang masih dapat digunakan untuk fungsi yang sama ataupun fungsi lainnya. Reduce berarti mengurangi segala sesuatu yang mengakibatkan sampah. Dan Recycle berarti mengolah kembali (daur ulang) sampah menjadi barang atau produk baru yang bermanfaat.

A. Reduce

Reduce¬†berarti kita mengurangi penggunaan bahan-bahan yang bisa merusak lingkungan. Reduce juga berarti mengurangi belanja barang-barang yang anda tidak ‚Äúterlalu‚ÄĚ butuhkan seperti baju baru, aksesoris tambahan atau apa pun yang intinya adalah pengurangan kebutuhan. Kurangi juga penggunaan kertas tissue dengan sapu tangan, kurangi penggunaan kertas di kantor dengan print preview sebelum mencetak agar tidak salah, baca koran online, dan lainnya.

Contoh kegiatan reduce sehari-hari:

  1. Memilih produk dengan kemasan yang dapat didaur ulang.
  2. Hindari memakai dan membeli produk yang menghasilkan sampah dalam jumlah besar.
  3. Menggunakan produk yang dapat diisi ulang (refill). Misalnya alat tulis yang bisa diisi ulang kembali).
  4. Mengurangi penggunaan bahan sekali pakai.
  5. Menggunakan email (surat elektronik) untuk berkirim surat

B. Reuse

Reuse sendiri berarti pemakaian kembali seperti contohnya memberikan baju-baju bekas anda ke yatim piatu. Tapi yang paling dekat adalah memberikan baju yang kekecilan pada adik atau saudara anda, selain itu baju-baju bayi yang hanya beberapa bulan dipakai masih bagus dan bisa diberikan pada saudara yang membutuhkan.

Contoh kegiatan reuse sehari-hari:

  1. Memilih wadah, kantong atau benda yang dapat digunakan beberapa kali atau berulang-ulang. Misalnya, menggunakan sapu tangan dari pada menggunakan tissu, menggunakan tas belanja dari kain dari pada menggunakan kantong plastik
  2. Menggunakan alat-alat penyimpan elektronik yang dapat dihapus dan ditulis kembali
  3. Menggunakan sisi kertas yang masih kosong untuk menulis.

C. Recycle

Recycle adalah mendaur ulang barang. Paling mudah adalah mendaur ulang sampah organik di rumah anda, menggunakan bekas botol plastik air minum atau apapun sebagai pot tanaman, sampai mendaur ulang kertas bekas untuk menjadi kertas kembali. Daur ulang secara besar-besaran belum menjadi kebiasaan di Indonesia. Tempat sampah yang membedakan antara organik dan non-organik saja tidak jalan. Malah akhirnya lebih banyak gerilyawan lingkungan yang melakukan daur ulang secara kreatif dan menularkannya pada banyak orang dibandingkan pemerintah.

Contoh kegiatan recycle sehari-hari:

  1. Memilih produk dan kemasan yang dapat didaur ulang dan mudah terurai
  2. Mengolah sampah kertas menjadi kertas atau karton kembali.
  3. Melakukan pengolahan sampah organik menjadi kompos.
  4. Lakukan pengolahan sampah non organik menjadi barang yang bermanfaat dan bahkan memiliki nilai jual.

Sumber : http://green.kompasiana.com/penghijauan/2013/05/19/3r-reduce-reuse-recycle-557455.html

Waaah,, ternyata banyak ya, yang dapat kita lakukan untuk menyelamatkan lingkungan kita. Sekarang coba kita tilik beberapa kegiatan yang telah dilakukan di SD N 1 Wonosobo sebagai salah satu penerapan 3R.

 1 2

Pembuatan dan pemakaian barang bekas untuk hasta karya, media ajar, kertas coratcoret, file box, dll.

IMG_4389 IMG_4851 DSC00061 (2)

Pemilah sampah, komposer, greenhouse

Yuk kita belajar! Belajar untuk peduli kepada lingkungan. Belajar dengan berkarya nyata. Karena dengan lingkungan yang bersih dan sehat berarti kitatelah mewujudkan kehidupan yang baik dan sehat, untuk kita, untuk masa depan kita.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s